Intelligent by Design: Build an AI Agent

Setelah memahami cara kerja LLM di kursus sebelumnya, aku merasa waktunya untuk naik level dari sekadar 'bertanya pada AI' menjadi 'membangun sistem otonom'. Saya mengejar sertifikasi ini untuk mempelajari cara merancang AI Agent dan Workflow Design yang sistematis. Fokus utama saya adalah mentransformasikan pemahaman LLM yang saya miliki menjadi solusi nyata yang otonom, agar dapat langsung saya terapkan secara teknis dalam proyek PBL saya seperti DocMind dan Tripmind.
Melanjutkan fondasi teori dari kursus LLM sebelumnya, sertifikasi ini membawa perubahan besar pada cara saya mengeksekusi arsitektur teknis secara nyata. Saya kini mampu mentransformasikan pemahaman model bahasa tersebut untuk membangun sistem otonom yang terstruktur menggunakan platform seperti IBM watsonx.ai. Dampak paling nyatanya terlihat pada efisiensi Workflow Design dan penentuan metrik evaluasi yang kini saya terapkan langsung dalam pengembangan DocMind dan Tripmind.
Melalui kursus dari IBM SkillsBuild ini, aku berhasil menguasai beberapa konsep inti yang krusial untuk pengembangan sistem cerdas:
- Arsitektur & Taksonomi Agen AI: Memahami karakteristik berbagai tipe agen otonom (seperti Goal-based) untuk menentukan model terbaik dalam sistem.
- Desain Alur Kerja (Workflow Design): Mampu merancang alur kerja agen yang kompleks namun tetap efisien, memastikan agen AI dapat mengeksekusi tugas tanpa looping yang tidak perlu.
- Etika Desain AI: Mengintegrasikan prinsip transparansi, keamanan data, serta teknik prompt engineering terstruktur yang selaras dengan standar tata kelola AI enterprise dari IBM untuk meminimalkan risiko bias.
- Wawasan Model IBM: Mengetahui karakteristik model fondasi enterprise yang dikembangkan oleh IBM (seperti seri Granite melalui platform watsonx.ai) yang dirancang secara terbuka, aman, dan optimal untuk arsitektur Multi-Agent.

